You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kapal Ojek Tetap Ingin Dilibatkan Dalam Pengelolaan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Kapal Ojek Ingin Dilibatkan Dalam Sistem Transportasi Baru

Pemilik kapal ojek yang tergabung dalam Koperasi Mina Wisata, ingin agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melibatkan mereka dalam pelaksanaan sistem transportasi baru yang menerapkan aturan rupiah per mil.

Kalau tidak dilibatkan itu artinya mematikan mata pencaharian kami

Bendahara Koperasi Mina Wisata, Micky Musleh mengatakan, sebagai operator tiket kapal ojek, pihaknya telah membantu penanganan sistem transportasi kapal tradisional (ojek) di Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, menjadi lebih tertib dan profesional.

"Kalau tidak dilibatkan itu artinya mematikan mata pencaharian kami, pemilik kapal ojek. Padahal kita sudah ikuti semua aturan yang diterapkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)," ujar Micky, Kamis (5/11).

KSOP Dukung Pembenahan Kapal Ojek

Dikatakan Micky, saat ini tercatat dari 42 kapal ojek, sudah 24 kapal yang mengurus dan memiliki sertifikasi kapal sesuai aturan. Namun, kini setelah sudah tertib malah terancam akan diswastanisasi dengan kapal modern.

"Jangan sampai sistem yang baru nanti justru mematikan kearifan lokal," tandas Micky.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, akan menyerahkan pengelolaan transportasi ke Pulau Seribu kepada swasta. Dengan sistem pemberlakuan rupiah per mil, ada maupun tidaknya penumpang kapal modern tersebut akan dibayar agar ada setiap saat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1246 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1216 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye971 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye942 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye844 personDessy Suciati